Berita terkiniTampilkan lebih banyak

Berita

Lokakarya Riset Aksi Partisipatoris dan Pembangunan Desa di Ketapang

Tropenbos Indonesia (TI) bekerjasama dengan The Center For People and Forests (RECOFTC) Indonesia menyelenggarakan Lokakarya Riset Aksi Partisipatoris dan Pembangunan Desa di Ketapang yang diadakan di Hotel Aston Ketapang, Senin 18 Oktober 2018. Acara di hadiri oleh 49 orang peserta yang berasal dari Bappeda, Balitbang, Dinas PMPD, Distanakbun Kabupaten Ketapang, Camat Matan Hilir Utara dan Matan Hilir Selatan, Kepala Desa Sungai Putri dan Laman Satong, Balai TNGP, Swasta (PT KAL dan PT BGA), serta NGO (PMP, Yiari, Asri, Aidenvironment dan Yayasan Palung). Tujuan Lokakarya ini adalah untuk berbagi hasil penerapan metode Participation Action Research (PAR) yang telah dilakukan di dua Desa yaitu di Desa Laman Satong dan Sungai Putri, Kabupaten Ketapang.

Selanjutnya

Berita

Coaching Clinic Fasilitasi Usulan dan Verifikasi Teknik Perhutanan Sosial Kalbar

Hasil Pemetaan Wilayah Potensial Perhutanan Sosial (PS) di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) yang dilakukan Tropenbos Indonesia (TI) dipaparkan Peneliti TI Dr. Atiek Widayati, pada acara Coaching Clinic Kegiatan Fasilitasi Usulan dan Verifikasi Teknis Perhutanan Sosial Provinsi Kalbar yang diselenggarakan Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) Kalbar, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Hotel Orchardz Pontianak, 27-29 September 2018 .

Selanjutnya

Berita

Pelatihan Pupuk Organik di Desa Sungai Putri

Tropenbos Indonesia (TI) memberikan pelatihan teknis pembuatan pupuk organik dalam “Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kelompok Tani Desa Sungai Putri”, yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Sungai Putri, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang. Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Sungai Putri, 24 September 2018, ini dibiayai dari Dana Desa 2018 dan diikuti oleh 20 peserta dari kelompok tani serta pengelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Selanjutnya

Tropenbos Indonesia

Mendukung terciptanya bentang alam produktif dan lestari melalui program tata kelola berkelanjutan yang mencakup strategi untuk meningkatkan keamanan pangan, pemanfaatan hutan dan lahan secara bertanggung jawab, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim