Berita terkiniTampilkan lebih banyak

Berita

Diskusi Para Pihak Untuk Pencegahan Karhutbunla di Lahan Gambut Ketapang

Saat kemarau tiba, kebakaran hutan, kebun, dan lahan (karhutbunla) seolah menjadi langganan di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk di Ketapang, Kalimantan Barat, khususnya di lanskap Sungai Pelang yang meliputi tiga desa, yaitu Desa Sungai Pelang, Sungai Besar, dan Pematang Gadung, yang memiliki lahan gambut yang luas. “Dalam beberapa tahun terakhir, isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menjadi isu nasional dan bahkan menjadi isu antar negara. Dengan lahan gambut yang luas di Ketapang, pencegahan karhutla dan praktik pengelolaan lanskap gambut berkelanjutan menjadi sangat penting,” kata Budi Wardhana, Kepala Deputi Perencanaan dan Kerja Sama BRGM (Badan Restorasi Gambut dan Mangrove) dalam acara diskusi terfokus konsultasi multi-pihak “Perencanaan pencegahan karhutbunla dan peningkatan praktik pengelolaan lanskap gambut berkelanjutan di Kabupaten Ketapang”, yang diselenggarakan oleh Tropenbos Indonesia berkolaborasi dengan Bappeda Ketapang pada Kamis, 8 April 2021.

Selanjutnya

Berita

Serial webinar “Konservasi Tanah dan Air” Seri#3 Rehabilitasi dan Fakta Baru Perisai Negeri Kita

Mangrove adalah perisai pesisir negeri kita karena melindungi dari gelombang tinggi, tsunami, abrasi, dan yang menentukan zona ekonomi ekslusif Indonesia sejauh 200 mil dari pantai. Bila mangrove tergerus, begitupun zona ekonomi eksklusif Indonesia. Itulah yang dikatakan Direktur Tropenbos Indonesia, Edi Purwanto, saat mengawali seri ke-3 webinar “Konservasi Tanah dan Air” bertajuk “Rehabilitasi dan Fakta Baru Perisai Kita”. Sebagai perisai iklim, mangrove juga berperan sebagai penyimpan dan penyerap karbon yang ternyata 3 – 5 x lipat lebih besar dibanding dengan hutan tropis. Sekitar 600 peserta mengikuti webinar ini baik melalui zoom maupun youtube.

Selanjutnya

Berita

Serial Webinar “Mengelola Yang Tersisa” Seri #15 UUCK dan Multi Usaha Kehutanan

Seperti apa model multi-usaha di dalam areal kerja perizinan berusaha? Dalam webinar yang diselenggarakan oleh Tropenbos Indonesia, 20 Maret 2021, Bambang Hendroyono, Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), mencontohkan beberapa jenis multi-usaha yang sudah ada, yaitu multi-usaha agro-forestry, pengembangan tanaman pangan seperti padi dan palawija, silvopastura, karbon dan jasa lingkungan, dan Kebun Energi seperti budidaya jenis bambu dan sorgum untuk Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa dan pakan ternak.

Selanjutnya

Tropenbos Indonesia

Mendukung terciptanya bentang alam produktif dan lestari melalui program tata kelola berkelanjutan yang mencakup strategi untuk meningkatkan keamanan pangan, pemanfaatan hutan dan lahan secara bertanggung jawab, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim