Berita terkiniTampilkan lebih banyak

Berita

Serial Webinar “Mengelola Yang Tersisa” seri#19 Belajar dari Penggerak Wirausahawan Hutan

Pendampingan pasca perolehan izin Perhutanan Sosial (PS) ternyata berperan besar dalam mendukung keberhasilan usaha masyarakat. “Saat ini sudah begitu banyak upaya dari lembaga sipil untuk pendampingan masyarakat, untuk mendapatkan izin PS, namun keberhasilan masyarakat (melakukan usaha perhutanan sosial) ternyata banyak ditentukan oleh pendampingan yang dilakukan pasca perolehan izin,” kata Edi Purwanto, Direktur Tropenbos Indonesia dalam acara webinar series #19 “Mengelola yang Tersisa” yang pada Sabtu, 5 Juni 2021 lalu mengangkat topik “Belajar dari Penggerak Wirausahawan Hutan”. Hadir sebagai narasumber dalam webinar ini adalah mereka yang telah berperan nyata dalam meningkatkan kelembagaan maupun akses pasar dari usaha masyarakat yang berbasis hutan.

Selanjutnya

Berita

Serial Webinar “Mengelola Yang Tersisa” Seri#18 Implikasi Kelola SDH Pasca UUCK

Setelah membahas topik terkait Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) No.11/2020 dalam dua webinar terdahulu, webinar series Tropenbos Indonesia “Mengelola Yang Tersisa” #18 ini kembali mengulas topik seputar implikasi UUCK terhadap pengelolaan sumber daya hutan (SDH). Hadir sebagai narasumber adalah para pakar di bidang perhutanan sosial, baik dari perwakilan pemerintah, akademisi, maupun praktisi. Acara yang berlangsung Sabtu, 22 Mei 2021 ini diikuti oleh sekitar 500 peserta baik melalui zoom maupun youtube.

Selanjutnya

Berita

Serial Webinar “Mengelola Yang Tersisa” Seri #17. Menjaga Satwa Nusantara* (*Jawa dan Sumatera)

Mengelola hutan yang tersisa adalah juga mengelola keanekaragaman hayati, termasuk satwa liar yang ada di dalamnya, terlebih jenis-jenis satwa liar yang kini semakin langka atau bahkan terancam punah, seperti gajah, harimau, dan badak. Menurut Wiratno, Direktur Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), berbagai jenis mamalia yang dilindungi ternyata juga ditemukan di luar kawasan konservasi, seperti di hutan produksi, di kebun sawit, di kebun karet, di hutan tanaman industri (HTI), dan sebagainya. “Kita mendapat tantangan beyond the boundaries of protected areas,” tuturnya dalam webinar series Tropenbos Indonesia “Mengelola Yang Tersisa” ke-17 bertajuk “Menjaga Satwa Nusantara” yang berlangsung Sabtu, 31 April 2021.

Selanjutnya

Tropenbos Indonesia

Mendukung terciptanya bentang alam produktif dan lestari melalui program tata kelola berkelanjutan yang mencakup strategi untuk meningkatkan keamanan pangan, pemanfaatan hutan dan lahan secara bertanggung jawab, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim