Berita terkiniTampilkan lebih banyak

Berita

"Workshop Penyampaian Kajian HCV di Sumatra Barat"

Sejak Februari 2019, Tropenbos Indonesia (TI) telah mendukung KKI WARSI dalam mengidentifikasi area High Conservation Value (HCS) atau Nilai Konservasi Tinggi (NKT) di Provinsi Sumatera Barat. Konsep HCV yang sebelumnya diterapkan di sektor kehutanan kini telah banyak diadopsi di sektor lain. Saat ini, advokasi konservasi dan berbagai jenis perencanaan penggunaan lahan juga telah memasukkan konsep HCV untuk mengelola dan meningkatkan fungsi dan nilai konservasi dari kawasan yang dikelola.

Selanjutnya

Berita

Pentingnya pemetaan dan pelibatan pemangku kepentingan dalam pembangunan KEE

Pada Rabu, 8 Mei 2019, Direktur Tropenbos Indonesia (TI),Edi Purwanto, melakukan curah gagasan dengan Direktorat Bina Kawasan Ekosistem Esensial (BPKEE), Direktorat Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Topik bahasan adalah Policy Brief yang baru diterbitkan oleh Tropenbos Indonesia (Mei 2019), bertajuk “Konservasi di Luar Kawasan Konservasi: Pembelajaran dari Kalimantan Barat”.

Selanjutnya

Berita

Nota Kesepakatan Bersama Pengelolaan KEE Lanskap Koridor Orangutan Sungai Putri – Gunung Tarak – Gunung Palung

Pengelolaan Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Lanskap Koridor Orangutan Sungai Putri – Gunung Tarak – Gunung Palung sepakat menjadi komitmen bersama yang dituangkan dalam Nota Kesepakatan Bersama (MoU) yang ditandatangani dalam pertemuan di Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat, Kamis, 22 November 2018. Sembilan lembaga yang menandatangani MoU ini adalah Direktorat Bina Pengelolaan Ekosistem Esensial (BPEE) KLHK, Dinas Kehutanan Kalbar, Bappeda Ketapang, PT Kayung Agro Lestari, PT Gemilang Makmur Subur, PT Laman Mining, Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH), Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), dan Tropenbos Indonesia (TI).

Selanjutnya

Tropenbos Indonesia

Mendukung terciptanya bentang alam produktif dan lestari melalui program tata kelola berkelanjutan yang mencakup strategi untuk meningkatkan keamanan pangan, pemanfaatan hutan dan lahan secara bertanggung jawab, serta mitigasi dan adaptasi perubahan iklim